Sabtu, 25 Februari 2017

Bikin Merinding...!!! Merasa Tak Punya Penerus Inilah Ungkapan VR_46.... BAGIKAN...!!!

Bikin Merinding...!!! Merasa Tak Punya Penerus Inilah Ungkapan VR_46....  BAGIKAN...!!!


Pengamat MotoGP asal Italia, Carlo Pernat, menilai tak akan ada lagi sosok seperti Valentino Rossi di dunia balap jika The Doctor memutuskan untuk pensiun suatu saat nanti. Menurut Pernat, rider lain mungkin bisa saja meniru sifat kharismatik Rossi, tapi tak ada bisa yang membuat sejarah seperti yang dilakukan peraih sembilan gelar juara dunia tersebut.


"Valentino tidak akan punya penerus di MotoGP dan memang tak akan ada yang bisa menggantikan sosoknya di sini," ujar Pernat dikutip dari Tuttomotoriweb, Kamis (23/2/2017)


"Mungkin akan ada yang memiliki sifat dan kharisma seperti Rossi di masa depan nanti. Namun, tak akan ada yang bisa menorehkan sejarah seperti yang dilakukan Rossi," sambungnya.


Pernat juga menyebut sosok pebalap Suzuki Ecstar, Andrea Iannone, sebetulnya memiliki sifat dan kharisma yang sama seperti Rossi. Selain Iannone, Pernat juga menilai dua rider asal Italia yang berada di Moto3, Enea Bastianini dan Romano Fenati, memiliki potensi untuk menyamai popularitas The Doctor di masa depan.


"Pebalap lain yang saya rasa bisa disebut sebagai penerus Rossi mungkin Iannone. Namun, dia sudah tidak muda lagi. Jika melihat lebih jauh ke bawah, sosok Enea Bastianini dan Romano Fenati saya rasa bisa menjadi seperti Rossi di masa depan," tutup Pernat.


Valentino Rossi akan berumur 39 tahun ketika kontraknya bersama Movistar Yamaha berakhir pada 2018. Belum diketahui apakah The Doctor bakal memperpanjang kontraknya bersama Garpu Tala, namun pebalap yang lekat dengan nomor 46 itu masih memiliki hasrat besar untuk menggenapi raihan gelar juara dunianya menjadi 10 yang selalu gagal didapatkannya dalam tujuh tahun terakhir.

Ayo Bagikan...!!! Sasis Baru atau Lama untuk MotoGP 2017, Ini Pilihan Rossi

Ayo Bagikan...!!! Sasis Baru atau Lama untuk MotoGP 2017, Ini Pilihan Rossi

 Jakarta - Tim Movistar Yamaha memberikan dua sasis untuk Valentino Rossi dan Maverick Vinales di tes pramusim MotoGP 2017. Sejak tes pramusim di Sepang, Rossi dan Vinales terus mencoba dua macam sasis di Yamaha YZR M1.

Hasilnya, Vinales melesat karena jadi yang tercepat di Sepang dan Australia. Sedangkan Rossi masih kesulitan untuk mengimbangi.

Di Australia, Rossi malah jeblok di posisi ke-11. Pembalap asal Italia itu beralasan kelelahan sehingga tak bisa maksimal jajal lap di Sirkuit Philip Island, Australia.

Di luar itu, Rossi ternyata lebih sukai sasis baru ketimbang yang lama. "Sasis yang baru lebih baik," katanya seperti dikutip crash.

Tim mekanik Yamaha bakal mempertimbangkan semua masukan Rossi. Meski seperti diungkapkan Direktur Movistar Yamaha, Massimo Meregalli, tim mekanik nyaris sempurnakan paket motor di 2017.

"Tim mekanik sedang garap sasis, elektronik dan pengendalian motor. Masalahnya jika Anda lihat motor, ini nyaris sama saja," katanya.

Tetap Pakai Dua Sasis

Meregalli sendiri mengatakan kedua pemain tetap bakal memakai dua  sasis di tes terakhir yang berlangsung di Qatar nanti. Dia mengatakan, sasis jadi satu-satunya masalah yang harus diselesaikan.

"Kami lebih suka untuk menunggu dua pekan lagi untuk mengetes kedua sasis di Qatar. Setelah itu, kami baru bekerja keras untuk persiapan balapan," ujarnya.


Sumber >> http://bola.liputan6.com